Rabu, 12 November 2014
Tugas IBD ke 4
1. Jika saya menjadi menteri pendidikan dan kebudayaan (mendikbud), yang saya akan lakukan untuk mengenalkan kebudayaan indonesia kepada berbagai negara didunia dengan cara berikut :
1) Mempopulerkan dan mengenalkan keragaman budaya Indonesia melalui jejaring sosial, seperti facebook, twitter, maupun jejaring sosial laninnya, karena hal ini menjadi peluang yang sangat baik terhadap trend gaya hidup masyarakat Indonesia terutama dikota-kota besar. Misalnya dalam memilih tempat-tempat wisata bagi para turis mancanegara maupun domestic, serta sesering mungkin kita mengupload tarian-tarian tradisional kemedia sosial,seperti tarian Reog dari Ponorogo, tarian Merak dari tanah Pasundan, dan masih banyak lagi.
2) Saya juga akan mengadakan event-event tentang kebudayaan di Indonesia seperti, tarian-tarian, memainkan alat music tradisional, dan lain-lain, setelah itu saya akan kirim ke berbagai Negara yang mengadakan pagelaran tentang kebudayaan Indonesia.
2. Saya akan memberikan kepada masyarakat yang telah berjasa berkontribusi terhadap pelestarian kebudayaan indonesia yaitu :
1) Dengan mengadakan acara seperti ‘Malam Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan’
2) Saya akan memberikan sertifikat, dan uang yang nominalnya berbeda-beda kepada setiap masyarakat yang telah berjasa.
3) Memberikan beasiswa kepada anak-anak penerus kebudayaan.
4) Dan memberikan fasilitas-fasilitas yang nantinya akan dibutuhkan guna melestarikan kebudayaan.
3. Cara saya untuk membentuk prilaku masyarakat agar memiliki kesadaran dalam kebudayaan yaitu dengan :
1) Memberi dan membentuk pengajaran sejak dini dengan memperkenalkan tentang kebudayaan-kebudayaan diIndonesia serta nilai-nilai dan unsur-unsur yang terkandung dalam budaya-budaya tersebut.
2) Mengajak masyarakat untuk melestarikan kebudayaan dengan cara membentuk organisasi-organisasi atau komunitas tentang kebudayaan, salah satunya seperti sanggar tari.
Kamis, 30 Oktober 2014
Tugas IBD 3 : Manusia dan ...
1. Manusia dan penderitaan
- Pengertian Penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra yang artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan. Namun individu yang menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.Berbagai kasus penderitaan terdapat dalam kehidupan. Banyaknya macam kasus penderitaan sesuai dengan liku liku kehidupan manusia. Penderitaan fisik yang dialami manusia tentulah diatasi dengan cara medis untuk mengurangi atau menyembuhkannya, sedangkan penderitaan psikis, penyembuhan nya terletak pada kemampuan si penderita dalam menyelesaikan soal-soal psikis yang dihadapinya.
- Penyebab Munculnya Penderitaan
Apabila kita kelompokan secara
sederhana berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan
manusia dapat diperinci sebagai berikut :
2. Penderitaan yang timbul karena
penyakit, siksaan/azab Tuhan
1. Penderitaan yang timbul karena
perbuatan buruk manusia.
Adanya hubungan yang kurang harmonis baik antar sesama manusia, maupun antar manusia dengan lingkungan atau alam. Contoh dari kurang harmonis antar sesama manusia, pada hubungan dalam bermasyarakat, ada kalanya dalam
bermasyarakat terdapat beda pendapat yang dapat menimbulkan perselisihan antara satu dengan yang lainnya, hal ini bisa saja mengakibatkan timbulnya
rasa dengki, marah, bahkan saling menuduh atau menjelek-jelekan. dari sinilah
penderitaan muncul karena perbuatan saling tidak menyukai tersebut. dalam hal
ini, penderitaan yang dialami adalah penderitaan secara batin karena terdapat
rasa sakit hati apabila ada seseorang yang menjelek-jelekan bahkan rasa itu
bisa saja semakin sakit apabila sudah terjadi pertengkaran yang membuat
hubungan didalam masyarakat sudah tidak ada rasa nyaman dan aman. Selain itu, ini contoh kurang harmonis antar manusia dengan alam, apa yang sering ini yaitu bencana
alam terjadi dimana-mana. karena kesalahan manusia terhadap alam lah yang
membuat alam menjadi tidak bersahabat lagi dengan manusia maka muncul lah
penderitaan pada setiap orang yang terkena bencana alam. penderitaan yang
dialami adalah penderitaan secara fisik dan batin, karena mereka yang terkena
bencana alam harus rela kehilangan harta benda bahkan keluarga mereka.
Penderitaan manusia dapat juga
terjadi akibat penyakit, siksaan / azab Tuhan. Contoh penderitaan karna penyakit, Karna seorang laki-laki yang suka "jajan" dia terkena HIV dan di vonis tidak akan lama lagi hidupnya di dunia ini. Orang yang mengalami penderitaan
mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap
yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negative. Sikap negative
misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, atau ingin
bunuh diri. Kelanjutan dari sikap negatif ini dapat timbul sikap anti, tidak punya gairah hidup, dan sebagainya.
Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan, bahwa hidup bukan rangkaian
penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan dan
penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan.
- Beberapa cara mengatasi penderitaan
a
Tabah
dengan penderitaan yang sedang dialami, tidak pantang menyerah
b Selalu
positive thinking dengan apa yang kita dapat
c
Selalu
membantu orang lain yang mendapatkan penderitaan
d
Selalu
bersyukur dengan apa yang telah kita dapat
e
Selalu
memiliki pengetahuan yang luas dalam hal penderitaan
f Tidak
membesar-besarkan permasalahan
2. Manusia dan Keadilan
- Pengertian Keadilan
- Macam-macam Keadilan
a) Keadilan Legal atau Keadilan Moral
Plato berpendapat bahwa keadilan
dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan
menjaga kesatuannya. Dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan
pekerjaan yang menurut sifat dasarnya paling cocok baginya (Than man behind the
gun). Pendapat Plato itu disebut keadilan moral, sedangkan Sunoto menyebutnya
keadilan legal.
b) Keadilan Distributif
Aristoles berpendapat bahwa
keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama
dan hal-hal yang tidak sama secara tidak sama (justice is done when equals are
treated equally) Sebagai contoh: Ali bekerja 10 tahun dan budi bekerja 5 tahun.
Pada waktu diberikan hadiah harus dibedakan antara Ali dan Budi, yaitu
perbedaan sesuai dengan lamanya bekerja. Andaikata Ali menerima Rp.100.000,-maka
Budi harus menerima Rp. 50.000,-. Akan tetapi bila besar hadiah Ali dan Budi
sama, justru hal tersebut tidak adil.
c) Komutatif
Keadilan ini bertujuan memelihara
ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum. Bagi Aristoteles pengertian
keadilan itu merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua
tindakan yang bercorak ujung ekstrim menjadikan ketidak adilan dan akan merusak
atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat.
Contoh :
Dr.Sukartono dipanggil seorang
pasien, Yanti namanya, sebagai seorang dokter ia menjalankan tugasnya dengan
baik. Sebaliknya Yanti menanggapi lebih baik lagi. Akibatnya, hubungan mereka
berubah dari dokter dan pasien menjadi dua insan lain jenis saling mencintai.
Bila dr. sukartono belum berkeluarga mungkin keadaan akan baik saja, ada
keadilan komutatif. Akan tetapi karena dr. sukartono sudah berkeluarga,
hubungan itu merusak situasi rumah tangga, bahkan akan menghancurkan rumah
tangga. Karena Dr.Sukartono melalaikan kewajibannya sebagai suami, sedangkan Yanti
merusak rumah tangga Dr.Sukartono.
3. Manusia dan Kegelisahan- Pengertian kegelisahan
- Macam-macam Kegelisahan
1. Kegelisahan Obyektif (Kenyataan)
Kegelisahan
ini mirip dengan kegelisahan terapan dan kegelisahan ini timbul akibat adanya
pengaruh dari luar atau lingkungan sekitar.
2. Kegelisahan Neurotik (Saraf)
Kegelisahan
ini berhubungan dengan sistem syaraf. Syaraf-syaraf yang bekerja secara alami ketika tubuh merasa terancam atau
mengetahui akan ada suatu hal berbahaya yang akan terjadi. Tubuh tidak
diperintahkan untuk melakukannya. Singkatnya kegelisahan ini ditimbulkan oleh
suatu pengamatan tentang bahaya naluriah.
3. Kegelisahan moral
Kegelisahan
ini mucul dari dalam diri sendiri. Sebagian besar karena rasa bersalah atau
malu dalam ego yang ditimbulkan oleh suatu pengamatan bahaya dari hati nurani.
Hal ini timbul karena pada dasarnya setiap manusia mempunyai hari nurani dan
sadar atau tidak mereka tahu mana hal yang benar dan mana yang salah. Walaupun
mereka melakukan kejahatan, setiap orang pastilah tahu hal yang dilakukannya
itu adalah salah. Keadaan mungkin yang memaksa mereka melakukannya. Jadi,
mereka tetap mempunyai rasa bersalah dan mengalami kegelisahan moral itu.
- Penyebab Timbulnya kegelisahan
- Cara Mengatasi Kegelisahan
+ Dengan memerlukan sedikit pemikiran
yaitu, pertama kita menanyakan pada diri kita sendiri (instropeksi),akibat yang
paling buruk yang bagaimanakah yang akan kita tanggung atau yang akan
terjadi,mengapa hal itu terjadi,apa penyebabnya dan sebagainya.
+ Kita bersedia menerima sesuatu yang
terjadi pada diri kita dengan rasa tabah dan senang hati niscaya kecemasan
tersebut akan sirna dari jiwa kita. Bersamaan berjalannya waktu kita dapat
mencoba untuk memperkecil dan mengurangi keburukan-keburukan akibat timbulnya
kecemasan tersebut dalam jiwa kita.
+ Berdoa kepada Tuhan dengan
sungguh-sungguh sabar,tabah,senang dan ikhlas sehingga Ia mau mengabulkan
permohonan kita dari perasaan kecemasan ini,sebab Tuhan adalah yang paling Maha
Pemurah,Maha Pengampun,Maha Pengasih dan Maha Penyayang bagi umatnya yang mau
berdoa dan memohon kepadaNya
Sumber :
http://ilmubudayadasarardhi.blogspot.com/2012/11/manusia-dan-penderitaan.html
http://ilmubudayadasarardhi.blogspot.com/2012/11/manusia-dan-keadilan.html
http://manusiadankegelisahan77.blogspot.com/
Jumat, 24 Oktober 2014
IBD hari ini
Matkul IBD hari ini ngebahas tentang "Manusia dan Cinta Kasih". Anak anak sekelas disuruh maju kedepan kelas, buat ceritain momen bahagia yang pernah dialami bersama keluarga. Banyak juga sih cerita dari temen yang bikin nangis. Dan gue sendiri momen momen yang gue alami itu kebanyakan sih bukan yg momen bahagia. Setelah gua maju kedepan, selesai, balik ketempat duduk, gua sempet ngeluarin air mata. Sebenernya paling males kalo lagi ngomongin masalah keluarga. Soalnya kalo ngomongin masalah keluarga itu selalu nangis gua. Dan gua paling benci nangis. hmmm.. udahlah segini aja curcolan gue.. haha 😂
Rabu, 22 Oktober 2014
Tugas IBD 2.2
BUDAYA MASYARAKAT KUPANG (NTT) (PULAU SEMAU)
SISTEM SOSIAL BUDAYA INDONESIA
BUDAYA MASYARKAT KUPANG (NTT)
(PULAU SEMAU)
Propnsi NTT yang beribu kota Kupang,merupakan salah
satu propinsi yang terletak di wilayah timur,yng berbatas Negra dengan
wilayah Negara timor-timur,sedangkan Pulau Semau terletak di bgian barat
pulau timor.
Propinsi NTT memiliki beberapa pulau kecil,diantaranya:
1. Pulau timor 5.Pulau Alor
2. Pulau semau 6.Pulau Sumba
3. Pulau Rote 7.pulau Flores
4. Pulau sabu
Pulau kera dan Pulau kambing adalah pulau yang adalah pulau yang tidak ada penghuninya dikarenakan
tidak adanya sumber air minum di pulau tersebut.Di pulau Semau terdapat 2 suku dan 2 bahasa yaitu:
bahasa helong dan bahasa rote
Setiap pulau memiliki bahasa,suku,adat istiadat yng berbeda
beda secara umum kehidupan masyarakatnya pun hny bergantung pada
sector(pertanian,peternakan,perikanan sedangkan untuk sector
perindustrian/home industri tidak ada. pada kesempatan ini saya akan
menceritakan sedikit tentang salah satu budaya,secara khususnya
masyarkat yang ada di pulau (Semau) atau sebut lain BUNGTILU
Pulau Semau memiliki kawasan pantaiyng indah dengan airnya
yang jernih,dan terumbuh karang yang indah. Pantainya memiliki panorama
alam yang indah dan pasir putih dengan obyek wisata untuk
berenang,volley pantai
ada 2 pantai yng menjadi obyek wisata yaitu : pantai UIASA dan pantai
OTAN. 2 pantai ini mempunyai pasir putih yang terbentang luas,taman laut
yang indah (terutama terumbu karang) pantai inibisa digunakan sebagai
rekreasi,mandi,berenang,berjemur dan mancing
salah satu budaya yang sampai saat ini masih ada dan tetap di
pkai BELIS atau disebut mas kawin,dimana seorang pemuda menemukan
calonatau pasangan hidupnya maka selanjutnya thapan tahapan didalam tata
cara budaya helong sebagai berikut :
1. - pihak 1 selaku pihak laki-laki
.- pihak 2 selaku pihak perempuan
2. Di tetapkan tanggal pertemuan antar ke 2 belah pihk untuk membicarakan niat bik ke 2 calon
3.sesuai dengan tanggal yang sudah di tetapkan pihak laki laki akan datang ke rumah
perempuan meminang (melamar)
4.pihak perempun akan meminta hrga mas kawin atau yang disebut (BELIS).nah biasanya BELIS ini dalam bentuk sejumlah uang atau hewan
5.sesuai dengan tanggal-tanggal yang sudah di tetapkn pihak laki-laki akan datang kerumah perempuan untuk menjawab tau mempertimbangkan,apakah mereka mampu atau tidak
6.pihak laki laki mengumpulkan seluruh keluarga dari ayah dan ibunya untuk membahas
harga mas kawin atau belis itu.
keluarga dari pihak laki laki akan mengumpulkan sejumlh uang kemudian uang tersebut dibawa kerumah pihak perempuan untuk menjawab permintan itu sesuaidengan kemampuan mereka
7. pihak perempuan akan mempertimbangkan,dan apabila diterim,maka selanjutnya menentukan tanggal pernikahan. persepsi pernikahan itu sendiri dilakukan dengan tata adat istiadat yang memakan waktu panjang,diiringi alat music daerah yaitu gong dan tambur,serta tarian daerah
8. satu minggu kemudian selesai acara pernikahan dirumah perempuan,acara selanjutnya adalah antaran pulang sang manten ke rumah laki-laki. pihak perempuan akan membawa sejumlah perabotan rumah tangga, dan acara itu diakhiri dengan pesta makan bersama
9. selanjutnya uang belis (harga mas kawin) itu akan diatur oleh pihk keluarga perempuan untuk membagi bagikankepada kerabat keluarga yang dekat.demikianlah secara garis besar rangkaian tentang sebuah acara pernikahan dari awal sampai akhir. Dan ada satu budaya yang memiliki hubungan sampai pada pernikahan adalah sebagai berikut:
pulau semau terletak di bagian barat pulau timor kota kupang
masyarakatnya yang ramah dan sopan. suku helong bernuansa alami dan
indah cocok untuk refreshing,
liburan,berburu,berselancar,memancing,menyelam berpetualang dan
berwisata
Selasa, 21 Oktober 2014
Tugas IBD 2 : Kebudayaan Masyarakat Madura
KEBUDAYAAN MASYARAKAT MADURA
Kebudayaan adalah seperangkat peraturan atau norma yang dimiliki bersama oleh para anggota masyarakat, yang kalau dilaksanakan oleh para anggotanya, melahirkan perilaku yang oleh para anggotanya dipandang layak dan dapat diterima.
Kebudayaan terdiri dari nilai-nilai, kepercayaan, dan persepsi abstrak tentang jagat raya yang berada di balik perilaku manusia, dan yang tercermin dalam perilaku. Semua itu adalah milik bersama para anggota masyrakat, dan apabila orang berbuat sesuai dengan itu, maka perilaku mereka dianggap dapat diterima di dalam masyarakat.
Kebudayaan dipelajari melalui sarana bahasa, bukan diwariskan secara biologis, dan unsur-unsur kebudayaan berfungsi sebagai suatu keseluruhan yang terpadu.
Dari definisi diatas masyarakat Madura memiliki kebudayaan yang berbeda dengan kebudayaan masyarakat-masyarakat pada umumnya (masyarakat di luar Pulau Madura). Madura merupakan pulau kecil yang terletak di sebelah jawa timur, yang memiliki banyak kesenian dan kebudayaan yang sudah sejak lama.
Budaya - budaya yang dimiliki Madura :
- Rumah Adat
Rumah Adat yang dimiliki oleh masyarakat Madura adalah halaman panjang yang biasa disebut Tanian Lanjang yang membuktikan kekerabatan masyarakat madura. Rumah adat madura ini memiliki satu pintu didepan rumah, agar pemilik rumah dapat mengontrol aktifitas keluar masuk keluarga. Pintu yang dihiasi ukir - ukiran asli madura. dengan warna hijau dan merah yang memiliki lambang kesetiaan dan perjuangan.
- Bahasa MaduraBahasa Madura yang mempunyai bahasa yang unik. Begitu uniknya sehingga orang luar Madura yang ingin mempelajarinya mengalami kesulitan, khususnya dari segi pelafalannya. Bahasa Madura sama seperti bahasa - bahasa di kawasan Jawa dan Bali, kemudian mengenal Tingkat - tingkatan, namun agak berbeda karena hanya terbagi atas tingkatan yakni :
- Ja’ - iya (sama dengan ngoko)
- Engghi - Enthen (sama dengan Madya)
- Engghi - Bunthen (sama dengan Krama)
- Senjata Tradisional Madura
Senjata yang dimiliki oleh masyarakat Madura bernama Clurit, bentuknya
melengkung seperti arit, mata clurit sangat runcing dan tajam. Gagangnya
terbuat dari kayu atau logam.
- Pakaian Adat Madura
Pakaian adat masyarakat Madura untuk Pria identik dengan motif garis
horizontal yang biasanya berwarna merah putih dan memakai ikat kepala.
Lebih terlihat gagah lagi bila mereka membawa senjata tradisional yang
berupa clurit. Dan untuk wanita, biasanya hanya menggunakan bawahan
batik khas Madura dan mengenakan kebaya yang lebih simple.
- Musik Saronen
Musik Saronen ini berasal dari Masyarakat Sumenep. Jika di Madura
mengadakan kesenian, musik saronen inilah yang akan mengiringinya. Musik
saronen merupakan perpaduan dari beberapa alat musik, tetapi yang
paling dominan adalah alat musik tiup berupa kerucut. Nah ini lah alat
musik tiup yang disebut dengan saronen.
- Karapan Sapi
Karapan Sapi inilah budaya Madura yang sangat terkenal. Kesenian ini
diperkenalkan pada abad ke-15 (1561 M) pada masa pemerintahan Pangeran
Katandur di daerah Keratin Sumenep. Kerapan sapi ini merupakan lomba
memacu sapi paling cepat sampai tujuan. Bertujuan untuk memberikan
motivasi kepada para petani agar tetap semangat untuk bekerja dan
meningkatkan produksi ternak sapinya.
- Upacara Sandhur Pantel
Upacara Sandhur Pantel merupakan sebuah ritual untuk masyarakat Madura
yang berprofesi sebagai petani ataupun nelayan. Upacara ritual ini
meruapkan upacara yang menghubungkan manusia dengan makhluk ghaib atau
sebagai sarana komunikasi manusia dengan Tuhan Pecipta Alam Semesta.
Upacara ini berupa tarian dan nyanyian yang diiringi musik.
Madura juga memiliki Tarian Khas diantaranya :
- Tarian Sholawat Badar atau rampak jidor
Tarian yang dimiliki oleh masyarakat madura ini meruapakan tarian yang
menggambarkan karakter orang Madura yang sangat relegius. Seluruh gerak
dan alunan irama nyanyian yang mengiringi tari iini mengungkapkan sikap
dan ekspresi sebuah puji - pujian, do’a dan zikir kepada Allah SWT.
- Tarian Topeng Gethak
Tarian Topeng Gethak mengandung nilai fisolofis perjuangan warga
Pamekasan saat berupaya memperjuangkan kemerdekaan bangsa, Gerakan
Tarian Topeng Gethak ini mengandung makna mengumpulkan masa dimainkan
oleh satu hingga tiga orang penari. Asal muasal sebelumnya nama tarian
ini bernama Tari Klonoan kata klonoan ini berasal dari kata kelana atau
berkelana, bermakna Bolodewo berkelana, dan pada akhirnya Tari Klonoan
ini Berubah nama menjadi Tari Topeng Gethak.
- Tarian Rondhing
Tarian Rondhing ini berasal dari “rot” artinya mundur, dan “kot -
konding” artinya bertolak pinggang. Jadi tari rondhing ini memang
menggambarkan tarian sebuah pasukan bagaimana saat melakukan baris -
berbaris, yang ditariakan oleh 5 orang. Tarian Rondhing ini juga di
angkat dari perjuangan masyarakat Pamekasan.
Senin, 06 Oktober 2014
Tugas IBD 1 : Manusia, Kebudayaan, dan Kepribadian
Manusia
adalah makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu
kesatuan yang utuh. Tubuh adalah materi yang wujudnya konkret atau nyata, dapat
dilihat, disentuh, diraba, tetapi tidak abadi. Jiwa adalah roh yang ada di
dalam tubuh manusia sebagai penggerak dan sumber kehidupan. Manusia adalah
makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna jika dibandingkan dengan makhluk
lainnya. Kesempurnaan itu terletak pada adab atau budayanya. Manusia beradab
atau berbudaya karena dilengkapi dengan akal, nurani, dan kehendak yang
terdapat dalam jiwa manusia.
Kebudayaan
berasal dari kata “budaya” yang berasal dari bahasa sansekerta “buddhayah” yaitu
bentuk jamak dari “buddhi” yang berarti budi atau akal. Budaya itu termasuk hal
yang tua atau lampau. Karena kebudayaan biasanya berasal dari orang-orang
terdahulu atau berasal dari kebiasaan nenek moyang kita. Menurut Koentjaraningrat kebudayaan merupakan
perkembangan dari bentuk jamak “budi daya” yang artinya daya dan budi. budaya adalah keseluruhan gagasan dan karya
yang harus dibiasakan dengan belajar beserta keseluruhan dan hasil budi dan
karyanya itu.
Kepribadian
bangsa timur pada umumnya mempunyai sifat toleransi yang tinggi, identik dengan
tutur kata yang lemah lembut dan sopan, juga lebih terbuka, ramah tamah, dan
lebih bersahabat, juga peduli terhadap sesama. Dimasa sekarang, banyak budaya
dan kepribadian yang mulai hilang. Hal ini sangat berkaitan erat dengan globalisasi,
efek negative dari globalisasi. Pada akhirnya banyak nilai – nilai yang sudah
berubah, yaitu nilai agamis, nilai social, nilai sikap, nilai patriotism, nilai
nasionalism, dan norma – norma lainnya yang berhubungan dengan kepribadian.
Contoh
kasus yang berhubungan dengan permasalahan kebudayaan di lingkungan saya yaitu
kurang lebih sama dengan apa yang saya tulis di atas.
·
Kurang peduli dengan orang sekitar,
·
Anak berkata kasar pada orang tuanya,
·
Tidak tahu siapa saja pahlawan bangsa,
·
Kurang mencintai budaya sendiri tapi lebih suka
dengan budaya luar yang modern,
·
Dan lain – lain
Langganan:
Komentar (Atom)









